Hai, Fresh Graduate! Baru lulus kuliah? Punya rencana apa nih setelah ini? Berbisnis? Menikah? Lanjut S2? Atau justru bekerja dan berkarir terlebih dahulu yang menjadi impian. Rasanya ingin sekali mendapatkan barang-barang impian dari hasil jerih payah sendiri. Ada juga yang berniat untuk membantu perekonomian keluarga.

Nah biasanya, bekerjalah yang menjadi pilihan selanjutnya demi meringankan beban keluarga.

Semakin banyaknya tuntutan hidup, mimpi, hingga ekonomi, menjadikan bekerja kemudian menjadi pilihan bagi sebagian besar fresh graduate. Dengan bekerja, mereka akan menerima gaji setiap bulannya yang bisa mereka gunakan untuk keperluan sehari-hari, barang impian, hingga membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Tidak jarang pengeluaran-pengeluaran semacam ini membuat mereka tidak sempat menyisihkan gajinya untuk dialokasikan ke tabungan. Bukan berarti konsumtif, hal ini bisa dikarenakan kurang pandai dalam mengelola keuangan. Padahal dengan pengelolaan keuangan yang baik, ada banyak cara untuk menabung, mulai dari tabungan konvensional hingga investasi.

Oleh karena itu, penting baru anda yang baru bekerja untuk memahamitips mengelola keuangan yang baik untuk kemudian anda terapkan setiap bulannya. Alhasil, anda akan dapat mengalokasikan uang gajian untuk keperluan mendatang.

Investasi Yang Cocok Bagi Fresh Graduate

Tidak sedikit juga para karyawan baru yang merasa kebingungan dalam memilih tabungan maupun investasi yang berpontensi memberikan keuntungan yang besar. Tenang, setidaknya ada jenis investasi yang patut anda coba, terutama bagi fresh graduate yang baru saja menerima gaji yang di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Saham

Anda pernah mendengar saham? Nah, saham ini menjadi salah satu investasi favorit masyarakat karena nilai investasinya yang cukup besar dari waktu ke waktu. Saham menawarkan nilai yang cukup besar. Namun di Indonesia sendiri pelaku investasi di bidang saham masih minim. Hal tersebut dikarenakan masih kurangnya edukasi saham sehingga belum banyak yang memahaminya.

Selain itu, stigma miring dari investasi saham yang masih melekat membuat banyak masyarakat takut untuk memulainya. Bagi anda yang ingin mulai investasi saham, sebaiknya pahami terlebih dahulu mengenai seluk beluknya.

  • Investasi Emas

Kalau investasi yang satu ini, tentu saja sudah tidak asing lagi. Bahkan dari jaman kakek nenek kita pun sudah banyak yang menjadikan emas sebagai investasi karena menawarkan nilai yang tinggi. Meski terkesan kuno, namun dalam praktiknya masih banyak masyarakat yang memilih emas untuk berinvestasi.

Namun bagi karyawan yang baru bekerja, mungkin mustahil untuk investasi emas. Tenang, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Misalnya, anda bisa menabung hingga jumlah tertentu yang jumlahnya cukup untuk membeli emas batangan.

Emas merupakan jenis investasi yang mudah untuk dilakukan. Anda cukup membeli emas dan menyimpannya di tempat yang aman. Ketika harga emas di pasaran sedang naik-naiknya, anda bisa langsung menjualnya untuk berbagai keperluan. Menariknya lagi, harga emas bisa terus bertambah sehingga anda bisa menjualnya kapan saja sesuai kebutuhan.

  • Peer to Peer Lending

Kini zaman sudah canggih dengan hadirnya beragam platform digital. Investasi pun beragam. Anda bisa juga mencoba jenis investasi Peer to Peer Lending. Intinya, investasi ini memiliki skema dengan menghubungkan antar peminjam dan investor. Dengan begAnda bisa berinvestasi dengan menjadi seorang investor.

Anda akan mendapatkan pengembalian pokok pinjaman dalam jumlah tertentu dan bunga pinjaman yang telah disepakati sebelumnya. Anda juga akan mendapatkan keuntungan tambahan berupa cash flow secara rutin setiap bulannya. Namun anda perlu memastikan bahwa anda memilih perusahaan yang sudah memiliki reputasi baik dan tercatat dalam daftar resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

  • Deposito

Anda juga bisa memilih menabung di bank atau menggunakan deposito. Menabung bank dalam bentuk deposito memberikan bunga yang cukup kecil. Oleh karena itu, anda bisa mempertimbangkan investasi berupa deposito yang tersedia oleh pihak bank.

Kalau anda memilih tabungan deposito, selain anda akan mendapatkan nilai tinggi, uang anda juga cenderung lebih aman. Namun yang perlu anda ingat bahwa deposito ini tidak bisa anda ambil sewaktu-waktu. Anda hanya bisa mengambilnya sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat oleh kedua belah pihak, yaitu antara pihak bank dan anda sebagai investor atau pemilik deposito.

  • Reksadana

Pilihan investasi selanjutnya yang bisa anda coba dan ini paling cocok untuk yang baru bekerja adalah investasi reksadana. Investasi yang anda tanam, nilainya tidak begitu besar. Selain itu, tentu saja mudah untuk dilakukan. Reksadana merupakan deposito yang memiliki jenis yang beragam antara lain investasi reksadana pasar uang, reksadana saham, reksadana obligasi, dan reksadana lainnya.

Nah, dari jenis investasi tersebut yang paling cocok untuk yang baru gajian adalah reksadana jenis pasar uang. Jangan lupa untuk tentukan jangka waktunya. Anda bisa memilih jangka pendek atau jangka panjang. Dengan jangka waktu inilah anda bisa menentukan reksadana mana yang tepat dan sesuai dengan kemampuan.

Demikianlah inti narasi pada kesempatan ini. Semoga chance ini bisa kita manfaatkan bersama untuk mendapatkan keuntungan.

Terimakasih, salam dari tim intinarasi.com

Anda mungkin juga menyukai:

Tinggalkan Komentar